Persaudaraan FGBMFI yang Meneguhkan, Menginspirasi, dan Menjadi Berkat
“Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.”
– Amsal 27:17
Di tengah padatnya aktivitas dan tanggung jawab masing-masing, para sahabat dari Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) kembali dipertemukan dalam sebuah momen yang sederhana, namun sarat makna. Mereka datang bukan untuk mencari pujian, melainkan untuk saling menyapa, saling menguatkan, dan saling meneguhkan agar tetap setia dalam panggilan Tuhan di bidang usaha, pekerjaan, maupun pelayanan.
Pertemuan seperti ini mengingatkan bahwa kesuksesan sejati tidak dibangun oleh seorang diri. Di balik setiap pribadi yang tetap bertahan menghadapi tantangan, selalu ada saudara seiman yang hadir membawa doa, dukungan, dan semangat baru. Senyuman yang terpancar, sapaan yang hangat, serta kebersamaan yang terjalin menjadi bukti bahwa kasih Kristus nyata melalui persaudaraan.
Sebagai bagian dari Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI), mereka percaya bahwa dunia kerja dan dunia usaha adalah ladang pelayanan. Setiap anggota dipanggil menjadi saksi Kristus melalui integritas, kejujuran, kepedulian, dan kasih kepada sesama. Karena itu, saling mengunjungi bukan sekadar silaturahmi, tetapi sebuah pelayanan. Saling mendoakan bukan sekadar tradisi, tetapi sumber kekuatan. Dan saling menguatkan bukan hanya kata-kata, melainkan wujud nyata kasih Allah yang bekerja melalui persaudaraan.
Firman Tuhan dalam Pengkhotbah 4:9-10 mengingatkan: “Berdua lebih baik daripada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Sebab kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya.”
Inilah semangat yang terus dihidupi oleh FGBMFI. Ketika satu saudara mulai lelah, yang lain hadir untuk mengangkatnya. Ketika satu menghadapi pergumulan, yang lain datang membawa doa dan pengharapan. Bersama-sama mereka percaya bahwa Tuhan akan memakai setiap kehidupan untuk menjadi berkat bagi keluarga, gereja, dunia usaha, dan masyarakat.
Semoga persaudaraan yang dibangun di dalam Kristus ini terus bertumbuh, menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk tidak berjalan sendiri, melainkan saling menopang dalam kasih Tuhan.
“Karena sahabat sejati bukan hanya hadir saat kita berhasil, tetapi tetap berdiri di samping kita saat perjuangan terasa berat. Bersama dalam Kristus, bersama dalam FGBMFI, kita dipanggil menjadi terang dunia dan jembatan harapan bagi sesama.”(nimrodsiahaan)







