Karimun, kepribicara.id – Bupati Karimun menghadiri sekaligus membuka secara resmi prlaksanaan MTQ ke XVIII se Kecamatan Karimun di gedung nasional, Kamis (23/07/2026).
Mengusung tema “Membangun Generasi Cinta Al-Qur’an Menuju Karimun yang Maju, Sejahtera dan Berbudaya,” perhelatan tahunan ini diikuti oleh 16 peserta putra dan putri yang mewakili 6 kelurahan di wilayah Kecamatan Karimun, yakni Kelurahan Teluk Air, Kelurahan Lubuk Semut, Kelurahan Tanjung Balai, Kelurahan Balai Kota, Kelurahan Sungai Lakam Timur dan Kelurahan Sungai Lakam Barat

“MTQ tingkat Kecamatan Karimun ini bermaksud mendekatkan umat Islam diwilayah Kecamatan Karimun kepada Kitab Suci Al Qur’an, melalui gerak dan suara lisan yang diiringi kesalehan demi mempertebal keimanan dan keislaman.” ujar Said Faisal Nugraha, ketua panitia.
Ketua Panitia MTQ XVIII Kecamatan Karimun, Said Faisal Nugraha, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan umat Islam—khususnya warga Kecamatan Karimun—dengan Al-Qur’an melalui syiar bernuansa kesalehan demi mempertebal keimanan dan ketakwaan.
“Tujuan acara MTQ ini tentunya menjadikan Kitab Suci Al Qur’an sebagai sumber kesadaran dan peningkatan komitmen umat, untuk membaca, memahami, dan mengamalkan kandungan Al Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman kehidupan.” ujarnya.
Performa pelaksanaan tahun ini juga menyimpan kisah perjuangan tersendiri bagi panitia.
Faisal mengungkapkan bahwa efisiensi anggaran sempat membuat pihak panitia mempertimbangkan untuk menyelenggarakan pembinaan secara internal di kantor kecamatan saja.
“Sebelumnya kami sampaikan awalnya dengan kondisi anggaran kita yg berbeda dari tahun kemarin, kita ingin buat pembinaan dikantor saja, namun dengan spirit yang besar untuk menghidupkan dan memeriahkan alqur’an khususnya kepada masyarakat kecamatan Karimun kami selenggarakan acara ini di Gedung nasional.” akhiri Faisal.
Sementara itu Camat Karimun, Erwari Syahwaluddin menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan merupakan langkah strategis dan berjenjang dalam memajukan syiar Islam sekaligus menjaring potensi lokal.
“Pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Karimun ini adalah salah satu upaya yang patut diapresiasikan. MTQ tingkat Kecamatan ini juga upaya berjenjang guna mencari bibit-bibit potensial untuk dikembangkan dan kelak mewakili Kecamatan Karimun di jenjang yang lebih tinggi.” kata Erwari.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Karimun atas dukungan yang terus mengalir untuk kegiatan keagamaan di wilayahnya.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karimun yang selalu mendukung penyelenggaraan kegiatan ini dan berharap kedepan dapat terus dilakukan peningkatan. Tidak hanya dari pelaksanaan melainkan juga dari jumlah kualitas peserta.” sampainya.
Melalui penyelenggaraan MTQ ke-XVIII ini, diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah berprestasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai religius serta budaya Qur’ani di Kabupaten Karimun.
“Dengan adanya MTQ ini dapat menjadi wadah bagi insan generasi untuk lebih menyalurkan bakat dan minat dalam membaca Al Qur’an, MTQ juga dapat menjadi ajang silaturahmi bagi sesama muslim.” akhiri Erwari, camat Karimun.
Disamping itu, Dalam arahannya, Bupati Karimun Ing Iskandarsyah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap perhelatan MTQ dapat mencetak generasi penerus yang unggul di bidang keagamaan.
“Tentunya kami memberikan apresiasi terhadap terlaksananya MTQ ini semoga berjalan dengan sukses dan lancar serta mampu menjadi ajang untuk mencetak bibit-bibit unggul anak muda kita.”ungkap Iskandarsyah.
Ia juga menitipkan pesan khusus kepada para peserta agar meluruskan niat dalam bertanding. Menurutnya, tujuan utama ber-MTQ bukan sekadar mengejar piala, melainkan mengharapkan keridhaan Allah SWT.
“Saya menitipkan pesan agar menyiapkan diri dengan baik bertandinglah dengan ikhlas bukan hanya mengharapkan kejuaraan melainkan juga pahala dari Allah SWT.” terangnya.
Kepada dewan juri, Bupati menekankan pentingnya profesionalisme dan ketelitian dalam memberikan penilaian agar melahirkan juara yang benar-benar berkualitas.
“Untuk para juri berikan penilaian dengan baik sesuai prosedural karena kunci kemenangan adalah penilaian dari para juri.” tegas bupati Karimun, Iskandarsyah.(Dika)







