Batam.sempenanusantaranews.com Setiap usaha memiliki cerita. Di balik setiap pertumbuhan, terdapat kerja keras, komitmen, dan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat. Namun, semua itu akan semakin bermakna ketika terdokumentasi dalam data yang akurat.
Hari ini, KSP CU Tunas Harapan menerima kunjungan dari Badan Pusat Statistik (BPS). Kehadiran Ibu Nensi Teta bertujuan melakukan pendataan mengenai kondisi, perkembangan, dan pertumbuhan KSP CU Tunas Harapan sebagai bagian dari upaya pemerintah memperoleh gambaran yang akurat mengenai perkembangan dunia usaha di Indonesia.
Kunjungan ini bukan sekadar kegiatan administratif. Pendataan yang dilakukan BPS merupakan bagian penting dari pembangunan nasional. Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan ekonomi, pemberdayaan usaha, pengembangan koperasi, serta berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Nensi Teta menyampaikan pesan yang menenangkan sekaligus mengedukasi para pelaku usaha. Beliau menegaskan bahwa seluruh data yang diberikan kepada BPS dijamin kerahasiaannya. Data tersebut merupakan dokumen negara yang dilindungi oleh ketentuan peraturan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik, bukan untuk kepentingan perpajakan maupun penegakan hukum terhadap pelaku usaha.
Beliau juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk memberikan data secara jujur, lengkap, dan akurat. Sebab, semakin berkualitas data yang dihimpun, semakin tepat pula kebijakan yang dapat dirumuskan pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Bagi KSP CU Tunas Harapan, kunjungan ini menjadi sebuah kehormatan sekaligus bukti bahwa koperasi memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan. Pertumbuhan koperasi bukan hanya memberikan manfaat bagi anggotanya, tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan ekonomi daerah dan nasional.
Pakar manajemen dunia, W. Edwards Deming, pernah mengatakan, “Without data, you’re just another person with an opinion” atau “Tanpa data, kita hanyalah orang lain yang menyampaikan pendapat.” Kutipan ini mengingatkan kita bahwa data bukan sekadar angka, melainkan fondasi bagi lahirnya keputusan yang berkualitas. Kebijakan yang baik hanya dapat dibangun di atas data yang baik. Ketika pelaku usaha memberikan data secara jujur dan akurat, mereka tidak hanya memenuhi kewajiban sebagai warga negara, tetapi juga ikut berkontribusi dalam merancang masa depan Indonesia yang lebih maju, lebih adil, dan lebih sejahtera.
KSP CU Tunas Harapan menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik atas dedikasinya dalam menghadirkan data yang berkualitas bagi bangsa. Semoga sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha terus terjalin, sehingga setiap data yang dihimpun mampu menjadi pijakan lahirnya kebijakan yang berpihak kepada masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin kuat dan berkelanjutan.
Semoga narasi ini dapat menginspirasi semakin banyak pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam pendataan BPS, karena data yang akurat bukan hanya menggambarkan kondisi hari ini, tetapi juga menentukan arah pembangunan Indonesia di masa depan. (nimrodsiahaan)







