sempenanews.com Setiap pagi kita membuka mata, tetapi sering lupa bahwa anugerah pertama yang kita terima bukanlah harta, jabatan, atau keberhasilan. Anugerah pertama adalah napas. Selama napas masih mengalir, Tuhan sedang berkata, “Aku belum selesai berkarya dalam hidupmu.”
Sayangnya, banyak orang lebih sibuk memuja masalah daripada memuji Tuhan. Pikiran dipenuhi kekhawatiran, hati dikuasai ketakutan, dan mulut terus mengeluh. Akibatnya, masalah terasa semakin besar, sementara kuasa Tuhan seolah terlupakan.
Mulai hari ini, berhentilah menjadi pemuja masalah. Jadilah pemuja Tuhan. Saat menarik napas, ucapkan syukur. Saat mengembuskan napas, lepaskan segala kecemasan kepada-Nya. Biarlah hatimu dipenuhi pujian, karena hati yang memuji Tuhan adalah hati yang memberi ruang bagi damai dan pengharapan.
Firman Tuhan berkata, “Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya!” (Mazmur 150:6). Selama engkau masih bernapas, engkau masih memiliki alasan untuk memuji-Nya.
Percayalah, ketika fokusmu berpindah dari masalah kepada Tuhan, selalu ada jalan yang dibukakan, selalu ada kekuatan yang diberikan, dan sering kali hadir keajaiban yang tidak pernah kita duga. Sebab Tuhan bekerja dalam hati yang percaya, bersyukur, dan tidak berhenti memuliakan nama-Nya.
Hari ini, tariklah napasmu dengan penuh syukur. Penuhi hatimu dengan pujian. Karena ketika Tuhan menjadi pusat hidupmu, tidak ada masalah yang lebih besar daripada kasih dan kuasa-Nya. Anda yang membutuhkan pencerahan dapat mengikuti live tiktok : https://www.tiktok.com/@davidtan.id?_r=1&_t=ZS-98awjnOo8vA







