Karimun, 30 Juli 2026 – Yayasan Vihara Buddha Diepa melalui Sekolah Maha Bodhi Tanjung Balai Karimun menyelenggarakan In House Training (IHT) bertajuk “Gen Z Classroom: Guru Kreatif, Kelas Interaktif, AI Produktif” pada Kamis, 30 Juli 2026, bertempat di Hotel 21 Karimun, Ruang Meeting Lantai 2
Mengusung tema “Membangun Pembelajaran Inovatif dan Interaktif untuk Generasi Z di Era Digital”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif, interaktif, serta memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara produktif sebagai bagian dari transformasi digital di dunia pendidikan.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari para tamu undangan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Grandy Regel Tuerah, S.T., M.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan In House Training ini. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru merupakan kunci dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi. Ia berharap para guru dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan keterampilan, khususnya dalam mengintegrasikan teknologi digital dan kecerdasan buatan ke dalam proses pembelajaran. Pada kesempatan tersebut, Grandy Regel Tuerah secara resmi membuka kegiatan In House Training Gen Z Classroom.
Selanjutnya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Wilayah Karimun, Zulfan Efendi, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi guru agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, serta sesuai dengan karakteristik Generasi Z. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Karimun.
Sementara itu, Ketua Yayasan Vihara Buddha Diepa, Bapak Liang Piu, menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan pelatihan ini. Beliau menyampaikan bahwa pengembangan kompetensi guru melalui pelatihan digital merupakan investasi penting bagi kemajuan sekolah dan peningkatan kualitas pendidikan. Dengan guru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, diharapkan peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yaitu Muhamad Fajar, S.Kom., M.Kom. dan Rico Halim, S.Kom., M.Kom.. Materi yang disampaikan meliputi karakteristik Generasi Z, gamifikasi dalam pembelajaran, serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu guru dalam menyusun bahan ajar, media pembelajaran, asesmen, dan berbagai inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti diskusi dan praktik kelompok sehingga dapat langsung menerapkan konsep yang dipelajari.
Pelatihan ini juga menanamkan empat nilai utama, yaitu kolaboratif, kreatif, inovatif, dan berorientasi masa depan, sebagai bekal bagi para guru dalam menciptakan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik.
Melalui kegiatan Gen Z Classroom, Yayasan Vihara Buddha Diepa dan Sekolah Maha Bodhi Karimun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya pendidik melalui inovasi, kolaborasi, dan transformasi digital. Diharapkan hasil pelatihan ini dapat diterapkan secara nyata di ruang kelas sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, bermakna, dan mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan di era digital.
Arli Oktayesi, S.Pd., selaku Kepala Sekolah SMA Maha Bodhi sekaligus Ketua Panitia kegiatan Generasi Z di Era Digital, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya sekolah dalam mempersiapkan peserta didik agar mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi di era digital.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara bijak, kreatif, dan produktif. Generasi Z memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan apabila dibekali dengan literasi digital, etika bermedia, serta kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi yang diterima,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Perguruan Maha Bodhi, Jurman, S.Kom., menegaskan komitmen yayasan dalam membina para pendidik secara berkelanjutan. Pihaknya ingin para guru terus berinovasi agar mampu mencetak generasi muda yang cerdas dan berkarakter.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas guru dalam proses pembelajaran. Kami berharap anak-anak didik Perguruan Maha Bodhi kelak mampu memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara,” pungkas Bapak Jurman, S.Kom
Kegiatan ditutup dengan semangat kebersamaan melalui slogan: “Berinovasi, Berkolaborasi, Bersama untuk Generasi Z!”








