MENABUNG SEJAK DINI, MENUMBUHKAN HARAPAN BERSAMA KOPERASI TUNAS HARAPAN

- Admin

Kamis, 31 Juli 2025 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM — Di tengah gempuran gaya hidup instan dan budaya konsumtif yang kian merajalela, harapan masa depan justru mulai ditanamkan dari hal-hal sederhana. Salah satunya lewat program menabung siswa yang digagas oleh Koperasi Simpan Pinjam Credit Union Tunas Harapan. Sebuah langkah kecil, namun berdampak besar—membiasakan anak-anak sekolah menabung sejak dini dari uang jajannya.

Karena secara hukum anak-anak belum bisa menjadi anggota koperasi (minimal usia 17 tahun), CU Tunas Harapan menyiasatinya dengan cara yang penuh kebijaksanaan. Para siswa didaftarkan atas nama orang tua mereka—ayah atau ibu—sementara buku tabungan tetap dipegang oleh sang anak. Di sinilah proses pembelajaran dimulai, bukan hanya soal uang, tetapi juga soal nilai-nilai kehidupan.

Setiap pagi, sebelum bel sekolah berbunyi, tangan-tangan kecil itu dengan penuh semangat menyisihkan sebagian uang jajannya: seribu, dua ribu, atau lima ribu rupiah. Uang itu tidak mereka gunakan untuk jajan, tetapi untuk menanam mimpi.

“Saya lebih senang lihat uang saya nambah di buku tabungan. Saya ingin menabung sampai bisa beli sesuatu untuk keluarga,” ungkap salah seorang siswa sambil menatap buku tabungannya dengan bangga.

Program ini lebih dari sekadar simpan-pinjam. Ini adalah pendidikan karakter. Anak-anak belajar mengenal arti tanggung jawab, belajar menunda kesenangan sesaat, dan memahami makna dari perencanaan masa depan. Mereka mulai paham bahwa setiap rupiah yang ditabung hari ini bisa menjadi pondasi mimpi yang lebih besar di hari esok.

Menurut Ibu Siboro, salah satu guru pendamping, kehadiran program ini membawa dampak nyata. “Banyak anak yang mulai sadar arti pentingnya menabung. Mereka lebih bijak menggunakan uang jajan, dan bahkan ada yang sudah punya target ingin bantu orang tuanya membeli sesuatu. Ini sangat menyentuh,” ujarnya.

Manajer CU Tunas Harapan, Bapak Nimrod Siahaan, menegaskan bahwa koperasi tidak hanya hadir untuk memenuhi kebutuhan keuangan orang dewasa, tetapi juga untuk membentuk karakter generasi muda. “Kami percaya bahwa menanamkan kebiasaan menabung sejak kecil akan membentuk mentalitas yang kuat dan bertanggung jawab dalam menghadapi kehidupan. Anak-anak ini bukan sekadar belajar menabung, mereka sedang belajar mengelola hidup.”

 

Kini, Kesempatan Terbuka Lebar untuk Anda

CU Tunas Harapan saat ini membuka peluang bagi masyarakat umum untuk bergabung sebagai anggota, serta ikut memperkuat gerakan ekonomi kerakyatan berbasis solidaritas dan saling percaya.

Tak hanya itu—kami juga memberikan kesempatan kepada Anda yang ingin menyimpan dana dalam bentuk deposito, dengan bunga sangat kompetitif: 9,8% per tahun. Aman, terpercaya, dan dikelola secara profesional dengan semangat pelayanan.

Dukunglah gerakan menabung dan kemandirian ekonomi yang sudah dirasakan manfaatnya hingga ke anak-anak sekolah. Jadilah bagian dari keluarga besar CU Tunas Harapan—tempat di mana uang Anda tumbuh, dan harapan ikut bertumbuh bersama.

📞 Hubungi sekarang juga di 0811.7711.443
untuk informasi lebih lanjut, pendaftaran anggota, dan penempatan dana deposito Anda.

Mari kita kuatkan gerakan ini.
Karena di CU Tunas Harapan, setiap rupiah bukan hanya disimpan—tetapi juga diberkati dan diberdayakan untuk masa depan yang lebih baik.

 

Berita Terkait

“DALAM POLITIK, TIDAK ADA YANG MUSTAHIL: YANG TERPENTING, UNTUK SIAPA DAN UNTUK APA?”
Mahkota Ilmu yang Memahkotai Jiwa: Ketika Pendidikan Mengukir Transformasi Hidup Mikhael Misron
14 Kader NU Tembesi Sagulung Batam Berangkat ke Jombang: Dari Ranting ke Muktamar, Niat Ibadah Jadi Relawan
Bisnis Anda Tidak Selalu Butuh Modal Lebih Besar—Mungkin Butuh Cara Pandang yang Lebih Benar
GLORY LEADER MULTIPLICATOR: Bukan Sekadar Menjadi Pemimpin, Tetapi Melahirkan Pemimpin
DI BALIK MUATAN KAPAL, ADA MARTABAT MANUSIA YANG HARUS DILINDUNGI
DI BALIK SECANGKIR KOPI, LAHIR KEPEMIMPINAN BESAR: Ketika Percakapan Santai Menjadi Ruang Strategi Organisasi
MEMBANGUN MANUSIA, MENGGERAKKAN BISNIS
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:00 WIB

“DALAM POLITIK, TIDAK ADA YANG MUSTAHIL: YANG TERPENTING, UNTUK SIAPA DAN UNTUK APA?”

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Mahkota Ilmu yang Memahkotai Jiwa: Ketika Pendidikan Mengukir Transformasi Hidup Mikhael Misron

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:02 WIB

14 Kader NU Tembesi Sagulung Batam Berangkat ke Jombang: Dari Ranting ke Muktamar, Niat Ibadah Jadi Relawan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Bisnis Anda Tidak Selalu Butuh Modal Lebih Besar—Mungkin Butuh Cara Pandang yang Lebih Benar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:14 WIB

GLORY LEADER MULTIPLICATOR: Bukan Sekadar Menjadi Pemimpin, Tetapi Melahirkan Pemimpin

Berita Terbaru