Batam. sempenanusantara.com Glory Leader Multiplicator mengajarkan kepada kita satu kebenaran penting: ukuran terbesar seorang pemimpin bukanlah berapa banyak orang yang mengikutinya, tetapi berapa banyak pemimpin baru yang berhasil dilahirkannya. Dan ketika kita melihat kepada Yesus, kita menemukan teladan kepemimpinan yang luar biasa. Yesus tidak membangun kerajaan dengan membuat orang bergantung kepada-Nya. Yesus membangun manusia agar mampu meneruskan misi-Nya.
Ia mengajar, tetapi bukan hanya supaya murid-murid-Nya memiliki pengetahuan. Ia berjalan bersama mereka, memberi teladan, memberi kesempatan untuk mencoba, bahkan membiarkan mereka mengalami kegagalan agar mereka bertumbuh. Yesus memanggil Petrus, Yohanes, Yakobus dan murid-murid lainnya bukan hanya untuk menjadi pengikut. Ia membentuk mereka menjadi pemimpin. Ia berkata, “Mari, ikutlah Aku.” Tetapi pada akhirnya Ia mengutus mereka untuk pergi dan menjadikan semua bangsa murid-Nya.
Inilah kepemimpinan yang bersifat multiplikasi. Seorang pemimpin biasa berkata, “Ikuti saya.” Tetapi seorang Glory Leader berkata, “Mari, saya bantu kamu menjadi pemimpin.” Yesus tidak takut kehilangan posisi ketika murid-murid-Nya bertumbuh. Justru Ia berkata bahwa mereka akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar. Artinya, pemimpin sejati tidak takut jika orang yang dipimpinnya menjadi hebat. Maka pertanyaannya bukan lagi: “Seberapa hebat saya sebagai pemimpin?” Tetapi: “Siapa yang menjadi lebih hebat karena saya hadir dalam hidupnya?”
Hari ini kita dipanggil bukan hanya untuk memimpin organisasi, komunitas, keluarga, atau pelayanan. Kita dipanggil untuk menciptakan generasi pemimpin berikutnya. Karena kepemimpinan yang berhenti pada diri sendiri akan berakhir bersama kita. Tetapi kepemimpinan yang dimultiplikasikan akan terus hidup melalui orang-orang yang kita bentuk.
Jadilah pemimpin seperti Yesus: mengajar dengan kata-kata, memimpin dengan teladan, membangun dengan kasih, mempercayakan tanggung jawab, dan akhirnya mengutus pemimpin-pemimpin baru.
Itulah Glory Leader Multiplicator: bukan mencari pengikut sebanyak-banyaknya, tetapi melahirkan pemimpin sebanyak-banyaknya.









