LITERASI NUSANTARA TBM SAYANG ANAK SUKSES DIGELAR, DORONG LITERASI KEBANGSAAN DAN PENGUATAN KARAKTER MASYARAKAT BATAM

- Admin

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 641

BATAM, KEPRI —Sempenanusantaranews.com- Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sayang Anak di bawah naungan Yayasan Sayang Anak Indonesia Kepri sukses melaksanakan rangkaian kegiatan Literasi Nusantara yang mengangkat semangat “Membaca, Merasa, Menghargai” sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya literasi, karakter, kebangsaan, dan kebhinekaan masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua agenda utama, yakni Pelatihan Menulis Kebangsaan pada 8 Agustus 2026 dan Seminar Literasi Nusantara pada 15 Agustus 2026.

Kedua kegiatan berlangsung dengan baik, mendapatkan antusiasme peserta serta apresiasi dari berbagai pihak, khususnya pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Pelatihan Menulis Kebangsaan Hadirkan Budayawan dan Praktisi

Kegiatan pertama dilaksanakan pada 8 Agustus 2026 dengan tema Pelatihan Menulis Kebangsaan.

Pelatihan ini diarahkan untuk memberikan pemahaman kepada peserta bahwa menulis bukan hanya kemampuan menyusun kata, tetapi juga menjadi sarana untuk menyampaikan gagasan, merawat ingatan sejarah, memperkuat identitas kebangsaan, serta menyuarakan berbagai persoalan masyarakat secara konstruktif.

Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yaitu Tarmuzi, budayawan Kepulauan Riau, serta Ds. Agung Nugroho pemerhati anak dan sekolah non formal.

Kehadiran budayawan dan praktisi dalam kegiatan tersebut memberikan perspektif yang beragam kepada peserta, khususnya mengenai pentingnya menulis sebagai bagian dari upaya menjaga budaya, nilai-nilai kebangsaan, dan pengalaman masyarakat agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Batam, yang dalam pelaksanaannya diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam.

Dalam pembukaannya, pemerintah memberikan dukungan terhadap kegiatan literasi yang dilakukan oleh komunitas masyarakat. Kehadiran pemerintah dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap gerakan literasi yang tumbuh dari masyarakat dan terus dikembangkan secara mandiri oleh komunitas.

Seminar Literasi Nusantara Hadirkan Tokoh Lintas Bidang

Agenda kedua dilaksanakan pada 15 Agustus 2026 melalui Seminar Literasi Nusantara.

Seminar ini menghadirkan sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang sebagai narasumber sehingga memberikan perspektif yang lebih luas mengenai literasi, kepemimpinan, kebangsaan, moderasi beragama, pendidikan, serta kehidupan sosial masyarakat.

Narasumber pertama adalah Radiapoh H. Sinaga., SH., MH, mantan Bupati Simalungun sekaligus pengusaha.

Kehadiran Radiapoh memberikan perspektif mengenai pengalaman kepemimpinan, pembangunan masyarakat, dunia usaha, serta pentingnya sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan karakter dalam menghadapi tantangan zaman.

Narasumber kedua adalah Pdt. dr. Surya Wijaya, M.Th, yang merupakan anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Batam.

Perspektif keagamaan dan kerukunan menjadi bagian penting dalam seminar tersebut, khususnya dalam melihat literasi sebagai sarana membangun masyarakat yang mampu memahami perbedaan, menjaga toleransi, dan memperkuat persaudaraan dalam kehidupan masyarakat yang majemuk.

Narasumber ketiga adalah Dr. (c) Gus Hafidz., SH., M.Pd, yang dikenal sebagai penggiat Polisantri SPMAA Galang.

Kehadiran Gus Hafidz memberikan perspektif mengenai pendidikan, pemberdayaan generasi muda, serta pentingnya membangun karakter melalui pendidikan dan gerakan masyarakat.

Moderator Merangkap Pembicara Menggantikan Anggota DPR RI

Seminar Literasi Nusantara juga sedianya menghadirkan Mayjen Sturman Panjaitan., SH, Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kepulauan Riau sekaligus Wakil Ketua Baleg DPR RI.

Namun, satu hari sebelum pelaksanaan kegiatan, beliau mendapatkan tugas kedinasan mendadak dan harus meninggalkan Batam menuju Jakarta untuk mengikuti agenda rapat Baleg DPR RI.

Meskipun demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi kualitas pelaksanaan seminar. Panitia kemudian melakukan penyesuaian dengan menghadirkan Rini Lisbet Sitio., SE., MM sebagai moderator sekaligus pembicara pengganti.

Penyesuaian tersebut menunjukkan kesiapan panitia dalam menjaga keberlangsungan kegiatan sehingga seluruh rangkaian acara tetap berjalan sesuai dengan rencana.

Dibuka Pemerintah Provinsi dan Kota Batam

Seminar Literasi Nusantara mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau dan Wali Kota Batam, yang dalam pelaksanaannya masing-masing diwakili.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau diwakili oleh Staf Ahli Gubernur, sedangkan Wali Kota Batam diwakili oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam.

Kehadiran unsur Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Batam menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan literasi yang dilakukan masyarakat melalui komunitas dan TBM.

Hal tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa gerakan literasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, sekolah, atau lembaga pendidikan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Literasi Tidak Sekadar Membaca Buku

Pendiri sekaligus Ketua TBM Sayang Anak, Dr. Ronal G. Sirait., MA., M.Th., M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan Literasi Nusantara dirancang dengan pemahaman bahwa literasi harus mampu menjawab persoalan masyarakat.

Menurutnya, literasi tidak boleh berhenti pada kemampuan membaca dan menulis.

“Literasi harus mampu membentuk manusia yang berpikir, merasa, memahami, menghargai dan kemudian bergerak memberikan dampak. Karena itu, membaca harus melahirkan kesadaran, kesadaran harus melahirkan kepedulian, dan kepedulian harus melahirkan tindakan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa TBM Sayang Anak ingin membangun gerakan literasi yang berakar dari masyarakat tetapi memiliki orientasi kebangsaan.

Dari ruang sederhana di Tanjung Piayu, gerakan tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi penguatan sumber daya manusia di Batam dan Kepulauan Riau.

 

 

Apresiasi Pemerintah Menjadi Energi Baru

Rangkaian kegiatan Literasi Nusantara mendapatkan apresiasi dari pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi TBM Sayang Anak untuk terus mengembangkan program-program literasi yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan membaca, tetapi juga pada pendidikan karakter, kebangsaan, kebudayaan, toleransi, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat.

Bagi TBM Sayang Anak, dukungan pemerintah merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan.

Gerakan literasi akan semakin kuat apabila komunitas, pemerintah, sekolah, dunia usaha, tokoh agama, budayawan, akademisi, media, dan masyarakat dapat berjalan bersama.

Dari Tanjung Piayu untuk Indonesia

Rangkaian Literasi Nusantara 2026 menjadi bagian dari perjalanan panjang TBM Sayang Anak dalam mengembangkan budaya literasi di tengah masyarakat.

Bagi TBM Sayang Anak, gerakan literasi harus dimulai dari lingkungan terdekat dan kemudian diperluas menjadi gerakan bersama.

Dari Tanjung Piayu, Batam, semangat tersebut terus dibawa dengan satu keyakinan bahwa membangun Indonesia tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembangunan manusia yang membaca, berpikir kritis, memiliki karakter, menghargai keberagaman dan mencintai bangsanya.

Melalui Literasi Nusantara, TBM Sayang Anak ingin terus menyalakan api literasi agar tidak padam.

Membaca untuk mengetahui.
Merasa untuk memahami.
Menghargai untuk menjaga persatuan.
Menulis untuk meninggalkan jejak.
Dan bergerak untuk memberikan dampak.

Dari Batam untuk Indonesia.

(by Ronal)

Berita Terkait

Ratusan Guru SMP se-Kota Batam Ikuti Seminar Optimalisasi Digitalisasi Pembelajaran 2026
Protes Air Bersih Mati, Ratusan Warga Sambau Blokir Akses Masuk NDP
DARI DOA MENJADI BERKAT: SIENA CAKE RESMI DIBUKA, PANGGILAN KRISTIANI DI DUNIA USAHA
ABI ALWI KEMBALI HADIR DI BATAM! IKHTIAR TERAPI, DOA, DAN PELAYANAN UNTUK MASYARAKAT
FGBMFI CHAPTER NAGOYA 2 GELAR BREAKFAST MEETING: MANTAN BUPATI SIMALUNGUN RADIAPOH SINAGA BAGIKAN KUNCI SUKSES “STAY FOCUSED ON GOD”
Sukses Gelar Sales Revolution Training, Coach Tony Chen Bongkar Rahasia: Stop Jualan Produk, Kenali Dulu Konsumen
BATAM EUCHARISTIC REVIVAL 2026 “Datang untuk Berjumpa, Pulang dengan Hidup yang Diperbarui”
Mencari Wajah Tuhan, Mendoakan Negeri: Reg SUSIMATHA Gelar Doa Puasa

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:13 WIB

LITERASI NUSANTARA TBM SAYANG ANAK SUKSES DIGELAR, DORONG LITERASI KEBANGSAAN DAN PENGUATAN KARAKTER MASYARAKAT BATAM

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Ratusan Guru SMP se-Kota Batam Ikuti Seminar Optimalisasi Digitalisasi Pembelajaran 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Protes Air Bersih Mati, Ratusan Warga Sambau Blokir Akses Masuk NDP

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:09 WIB

DARI DOA MENJADI BERKAT: SIENA CAKE RESMI DIBUKA, PANGGILAN KRISTIANI DI DUNIA USAHA

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:26 WIB

ABI ALWI KEMBALI HADIR DI BATAM! IKHTIAR TERAPI, DOA, DAN PELAYANAN UNTUK MASYARAKAT

Berita Terbaru