Pemko Batam Ajukan Perubahan APBD 2026, PAD Diproyeksikan Tembus Rp 4,2 Triliun

- Admin

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, sempenanusantaranews.com – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajukan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah menyesuaikan arah pembangunan dengan perkembangan kondisi ekonomi daerah.

Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan meningkat menjadi Rp4,25 triliun, seiring target pertumbuhan ekonomi Batam yang diperkirakan berada pada kisaran 6,4 hingga 7,4 persen.

Proyeksi tersebut lebih tinggi dibandingkan perkiraan pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di kisaran 5,4 persen.

Hal itu disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat memaparkan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam, Senin (3/8/2026).

Amsakar menjelaskan, perubahan dokumen anggaran diperlukan sebagai respons terhadap dinamika perekonomian, penyesuaian target pendapatan, belanja, pembiayaan daerah, serta perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

“Perubahan APBD ini merupakan bentuk adaptasi pemerintah terhadap dinamika ekonomi yang terus berkembang. Tujuannya agar setiap kebijakan dan program pembangunan tetap relevan, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Amsakar, optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Batam didukung oleh meningkatnya investasi, percepatan pembangunan infrastruktur, serta ekspansi sektor industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan.

Selain itu, sektor pariwisata diperkirakan terus memberikan kontribusi positif melalui meningkatnya kunjungan wisatawan yang berdampak pada industri perhotelan, restoran, dan transportasi.

Pengembangan kawasan strategis, seperti Free Trade Zone (FTZ), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park, dan Batam Aero Technic juga diyakini semakin memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat investasi nasional.

“Dengan berbagai potensi yang kita miliki, mulai dari investasi, kawasan ekonomi, hingga sektor pariwisata, kami optimistis pertumbuhan ekonomi Batam mampu mencapai kisaran 6,4 sampai 7,4 persen,” katanya.

Dalam rancangan perubahan APBD, pendapatan daerah diusulkan meningkat dari Rp4,18 triliun menjadi Rp4,25 triliun atau naik sekitar 1,7 persen. Kontribusi terbesar berasal dari PAD yang diproyeksikan mencapai Rp2,706 triliun atau meningkat sekitar 4,82 persen.

Peningkatan PAD didorong oleh bertambahnya objek pajak, optimalisasi penerimaan pajak reklame melalui penambahan titik videotron, potensi penerimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta penyesuaian target opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Sementara itu, pendapatan transfer diperkirakan menurun sekitar 3,4 persen akibat penyesuaian Dana Bagi Hasil (DBH) dan transfer antardaerah.

Namun, pemerintah memperkirakan tambahan penerimaan dari pos lain-lain pendapatan daerah yang sah melalui hibah pemerintah pusat serta pengembalian hibah.

Pada sisi belanja, Pemko Batam mengusulkan kenaikan anggaran dari Rp4,29 triliun menjadi Rp4,51 triliun atau meningkat sekitar 4,84 persen.

Tambahan anggaran tersebut akan diprioritaskan untuk memperkuat pelayanan dasar sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.

Amsakar menegaskan, seluruh alokasi anggaran dalam perubahan APBD diarahkan untuk mempercepat realisasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing Batam sebagai kota investasi.

“Setiap rupiah yang kita anggarkan harus mampu menghasilkan manfaat nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Amsakar berharap pembahasan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 dapat berlangsung secara konstruktif sehingga seluruh program prioritas pemerintah dapat segera direalisasikan demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batam. (yan)

Berita Terkait

MASIH RAGU LES ONLINE? FAKTA INI WAJIB BUNDA TAHU SEBELUM TERLAMBAT!
🔥 SEKALI COBA, LIDAH LANGSUNG BERGETAR! Sensasi Ayam Penyet Andaliman yang Sulit Dilupakan 🔥
HUT Ke-1 Kodam XIX, Kodim 0317/TBK Gelar Anjangsana Kemanusiaan
DI BALIK SECANGKIR KOPI, LAHIR KEPEMIMPINAN BESAR: Ketika Percakapan Santai Menjadi Ruang Strategi Organisasi
SATU MARGA, SATU HATI, SATU KASIH: Mari Hadir Merayakan 26 Tahun Perjalanan PSDB Kota Batam
SEORANG GEMBALA DATANG MENDENGAR: Saat Pastor Hadir, Harapan Baru Menyala di Wilayah Bejana Rohani
Babinsa Hadir, Turnamen Mancing Pongkar Ke-6 Berlangsung Tertib
TNI AD dan Tentera Darat Malaysia Bersinergi Memperkuat dinamika Pertahanan dan Keamanan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Pemko Batam Ajukan Perubahan APBD 2026, PAD Diproyeksikan Tembus Rp 4,2 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:05 WIB

MASIH RAGU LES ONLINE? FAKTA INI WAJIB BUNDA TAHU SEBELUM TERLAMBAT!

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:27 WIB

🔥 SEKALI COBA, LIDAH LANGSUNG BERGETAR! Sensasi Ayam Penyet Andaliman yang Sulit Dilupakan 🔥

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:24 WIB

HUT Ke-1 Kodam XIX, Kodim 0317/TBK Gelar Anjangsana Kemanusiaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:56 WIB

DI BALIK SECANGKIR KOPI, LAHIR KEPEMIMPINAN BESAR: Ketika Percakapan Santai Menjadi Ruang Strategi Organisasi

Berita Terbaru