Menggoreng telor di Rice Cooker

- Admin

Senin, 16 September 2024 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM,Menjelang lengsernya Rudi dari Walikota Batam dan mencalonkan diri menjadi Gubernur Kepri, kelangkaan gas bersubsidi di Kota Batam semakin menjadi-jadi. Hal ini sudah terjadi sejak bulan Agustus 2024 lalu. Banyak warga sudah tidak memasak lagi, warga terpaksa memasak telor menggunakan rice cooker.
“Saya sudah keliling pangkalan (gas) di Batu Aji, namun semuanya kosong, untuk memasak lauk terpaksa menggunakan rice cooker,” keluh Miller warga Citra Pendawa, kepada media ini kemarin (Sabtu, 14/09/24).
Bukan hanya warga yang dibuat pusing, pemilik pangkalan juga demikian. Ibu Dewi seorang pemilik pangkalan gas bersubsidi 3 Kg mengatakan, rolling door tokonya dilempar warga menggunakan tabung kosong karena tidak kebagian saat antri membeli gas ditokonya. “Pintu toko dilempari warga pakai tabung gas karena mereka tidak kebagian gas,” sesal Ibu Dewi yg ditemui media ini Sabtu (14/09/24) kemarin.
Ibu Dewi menuturkan, sebelumnya 70 tabung kuota kepangkalannya setiap kali masuk, namun saat ini hanya 35 tabung, itupun datangnya tiga kali dalam satu minggu. “Di Pendawa ada 1.100 KK (kepala keluarga) namun kini hanya mendapatkan kuota 35 tabung, bagaimana mungkin bisa mencukupi, sementara disini ada puluhan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah)?,” jelas ibu empat anak ini.
Menurut Ibu Dewi, Rudi sebagai Walikota Batam sudah tidak memikirkan warga Batam lagi, selain langka, Rudi juga telah menaikkan harga gas bersubsidi dari Rp18.000 menjadi Rp21.000, padahal harga dari Pertamina tidak naik. “Sudahlah harga dinaikkan Rudi dari Rp18.000 menjadi Rp21.000, kini malah langka. Rudi sudah sibuk kampanye jadi gubernur Kepri, tidak lagi memikirkan warga Batam, malah sebaliknya justru menyengsarakan,” geram Ibu Dewi.
Gustian Riau, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Batam yg dihubungi Media ini tidak mengangkat ponselnya, di Wa juga tidak membalas.
Sementara Gilang, Sales Brand Manager (SBM) Pertamina Batam yg dihubungi Media ini mengatakan, akan mencoba mengatasinya.
Menurut salah satu agen pangkalan Gas bersubsidi di Kota Batam, kelangkaan kuota disebabkan pengurangan dari Pertamina. “Tadinya ke tempat kami pasokan gas 5 lory per hari kini hanya 3 lory, terpaksa kami kurangi ke semua pangkalan,” jelas salah satu staff agen yang ada di Batu Aji yang enggan menyebutkan nama dan agennya. (ATENG)

Penulis : ATENG

Berita Terkait

Danrem 033/WP Pastikan Pembangunan Lima Jembatan Garuda/Jembatan Armco, Berjalan Cepat
Kasdim 0317/TBK Hadiri Pelepasan UBA Jacket Proyek Energi Nasional
Jembatan Armco Sungai Merpati Capai 50 Persen, TNI Kerja Ekstra
Pembangunan Jembatan Armco di Sungai Mata Satu, Desa Penarah, Terus Digencarkan
TNI Kebut Jembatan Armco Penarah, Progres Capai 40,5 Persen
Babinsa Pangke Barat Kawal Pisah Sambut Kapolsek, Sinergi Diperkuat
Kasdim 0317/TBK Hadiri Syukuran Hari Jadi Karimun ke 198 Tahun, Perkuat Sinergi Daerah
Kasdim 031/TBK Hadiri Hari Jadi Karimun ke 198 Tahun Perkuat Sinergi Daerah
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:33 WIB

Danrem 033/WP Pastikan Pembangunan Lima Jembatan Garuda/Jembatan Armco, Berjalan Cepat

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:15 WIB

Kasdim 0317/TBK Hadiri Pelepasan UBA Jacket Proyek Energi Nasional

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:18 WIB

Jembatan Armco Sungai Merpati Capai 50 Persen, TNI Kerja Ekstra

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:07 WIB

Pembangunan Jembatan Armco di Sungai Mata Satu, Desa Penarah, Terus Digencarkan

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:46 WIB

TNI Kebut Jembatan Armco Penarah, Progres Capai 40,5 Persen

Berita Terbaru

TERKINI

TNI Kebut Jembatan Armco Penarah, Progres Capai 40,5 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:46 WIB