KETIKA FLORES MENANGIS, BATAM HADIR: DARI KEPEDULIAN MENJADI GERAKAN KEMANUSIAAN

- Admin

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam.sempenanusantara.com Saudara-saudari sebangsa dan setanah air, Ketika bumi Flores diguncang gempa, ketika rumah-rumah roboh, ketika keluarga kehilangan tempat tinggal, ketika saudara-saudara kita harus mengungsi dan menghadapi ketidakpastian, sesungguhnya yang sedang diuji bukan hanya kekuatan mereka yang berada di Flores. Tetapi juga rasa kemanusiaan kita yang berada jauh dari sana.

 

Karena itu, saya, Nimrod Siahaan, selaku Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kepulauan Riau, menyampaikan dukungan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada IKABERO Batam yang telah mengambil langkah nyata dengan menggalang dana bagi saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di Flores.

Bagi saya, gerakan ini bukan sekadar pengumpulan uang. Ini adalah gerakan kasih. Ini adalah gerakan persaudaraan. Ini adalah bukti bahwa penderitaan saudara kita di Flores adalah penderitaan kita juga.

Gempa yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 dengan magnitudo 7,7 telah membawa dampak besar bagi masyarakat di sejumlah wilayah. Ribuan orang terdampak dan membutuhkan berbagai kebutuhan dasar serta dukungan untuk melewati masa tanggap darurat dan pemulihan.  Dalam situasi seperti ini, kita tidak boleh hanya berkata,

“Kasihan mereka.” Kita harus bergerak dari rasa kasihan menuju kepedulian yang nyata. Dan itulah yang sedang dilakukan oleh IKABERO Batam.

Saya percaya, Batam adalah kota yang dibangun oleh keberagaman. Orang-orang datang dari berbagai daerah, berbagai suku, berbagai latar belakang, dan hidup berdampingan sebagai satu keluarga besar. Maka ketika Flores membutuhkan pertolongan, Batam tidak boleh diam. Ketika saudara kita membutuhkan tangan, mari kita ulurkan tangan. Ketika mereka membutuhkan kekuatan, mari kita hadirkan kekuatan. Dan ketika mereka kehilangan harapan, mari kita menjadi bagian dari cahaya yang menyalakan kembali harapan itu.

 

Sebagai Ketua Pemuda Katolik Komda Kepri, saya mengajak seluruh kader Pemuda Katolik, kaum muda, komunitas, organisasi kemasyarakatan, umat Katolik, dan seluruh masyarakat Kepulauan Riau: Mari kita dukung gerakan kemanusiaan ini. Tidak perlu menunggu menjadi kaya untuk berbagi. Tidak perlu menunggu memiliki banyak untuk peduli. Karena terkadang, Rp1.000 dari tangan kita mungkin terlihat kecil, tetapi ketika dikumpulkan dari ribuan tangan yang peduli, ia dapat berubah menjadi makanan, obat-obatan, air bersih, selimut, tempat perlindungan, dan terutama menjadi pesan bahwa mereka tidak sendirian.

 

Saya juga mengajak agar seluruh gerakan bantuan dilakukan secara transparan, terkoordinasi, dan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebab bantuan bukan hanya tentang berapa besar yang kita berikan. Bantuan adalah tentang seberapa besar kasih yang kita hadirkan di tengah penderitaan sesama. Untuk IKABERO Batam, saya menyampaikan:

Teruslah bergerak.
Jangan berhenti mengetuk hati masyarakat.
Jangan berhenti menghidupkan solidaritas.

 

Karena hari ini mungkin Flores yang membutuhkan kita. Tetapi suatu hari nanti, bisa saja kita yang membutuhkan pertolongan saudara-saudara kita.

Dan ketika saat itu tiba, semoga Indonesia masih menjadi bangsa yang saling menggenggam tangan. Mari kita buktikan bahwa jarak tidak pernah mampu memisahkan persaudaraan. Flores mungkin berada jauh dari Batam.Tetapi dalam kemanusiaan, kita tidak pernah jauh. Dari Batam untuk Flores, kita kirimkan doa. Dari Batam untuk Flores, kita kirimkan kepedulian. Dan dari Batam untuk Flores, kita kirimkan satu pesan: “Saudara-saudaraku di Flores, kalian tidak sendirian. Kami bersama kalian.” Mari bergerak. Mari berbagi. Mari menjadi tanda kasih bagi Flores.

 

Saya, Nimrod Siahaan, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kepulauan Riau, menyatakan mendukung sepenuhnya gerakan kemanusiaan IKABERO Batam untuk korban gempa Flores. Karena ketika satu saudara terluka, hati kita semua ikut merasakan. Dan ketika Flores bangkit, kita semua ikut berdiri. (NS)

Berita Terkait

Panglima TNI Hadiri Pelantikan Pengurus IPSI Masa Bakti 2026–2030
Kasdim 0317/TBK Bekali Mahasiswa Baru STIE Cakrawala dengan Bela Negara
PEMBEKALAN UDA DAN UNI KOTA PAYAKUMBUH DI SMKN 3 PAYAKUMBUH
Dandim 0317/TBK Bidik Pangke Jadi Penggerak Ketahanan Pangan Karimun
Apel Besar Hari Pramuka ke 65, Ketua Kwarcab Lahat Dorong Persiapkan Generasi Muda
FKPD Karimun Beri Kejutan HUT Ke-81 Kejaksaan, Sinergi Makin Diperkuat
Satgas Patroli Laut Bea Cukai Cegat Kapal Kargo Pembawa 800 Kg Ketamin dan Tanker BBM Ilegal
“DALAM POLITIK, TIDAK ADA YANG MUSTAHIL: YANG TERPENTING, UNTUK SIAPA DAN UNTUK APA?”
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:59 WIB

Panglima TNI Hadiri Pelantikan Pengurus IPSI Masa Bakti 2026–2030

Sabtu, 5 September 2026 - 21:06 WIB

Kasdim 0317/TBK Bekali Mahasiswa Baru STIE Cakrawala dengan Bela Negara

Jumat, 4 September 2026 - 16:23 WIB

PEMBEKALAN UDA DAN UNI KOTA PAYAKUMBUH DI SMKN 3 PAYAKUMBUH

Jumat, 4 September 2026 - 14:17 WIB

Dandim 0317/TBK Bidik Pangke Jadi Penggerak Ketahanan Pangan Karimun

Rabu, 2 September 2026 - 12:19 WIB

FKPD Karimun Beri Kejutan HUT Ke-81 Kejaksaan, Sinergi Makin Diperkuat

Berita Terbaru