Jembatan Sungai Mata Satu Capai 52,9 Persen di Tengah Pasang Laut

Belat, 08 Mei 2026 —Pembangunan Jembatan Armco Sungai Mata Satu di Desa Penarah, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Jumat, 8 Mei 2026, pengerjaan jembatan penghubung antarwilayah itu telah mencapai 52,9 persen meski tim di lapangan harus menghadapi kendala pasang air laut dan distribusi material yang cukup berat.
Sejak pagi, personel Kodim 0317/TBK bersama masyarakat tampak tetap bekerja di tengah cuaca yang sempat diguyur hujan. Material konstruksi diangkut menggunakan perahu menuju titik pembangunan sebelum dipindahkan secara manual ke lokasi pengerjaan.
Jembatan sepanjang 6 meter dengan lebar 7 meter itu dibangun untuk memperkuat akses transportasi masyarakat Desa Penarah. Kehadiran jembatan tersebut nantinya akan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 1.317 jiwa di wilayah setempat.
Di lokasi pembangunan, sejumlah pekerjaan utama telah rampung sepenuhnya. Pengerjaan bowplank, mobilisasi material, abutmen, serta lantai jembatan tercatat mencapai 100 persen. Saat ini personel fokus menyelesaikan pemasangan material Armco dan pengerjaan buk sandaran yang progresnya telah mencapai 75 persen.
Komandan lapangan menyebutkan seluruh personel tetap bekerja maksimal agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai rencana meski kondisi medan cukup menantang.
“Kendala utama di lapangan adalah saat air laut pasang. Aktivitas pekerjaan terpaksa dihentikan sementara karena faktor keselamatan. Namun personel TNI bersama masyarakat tetap berupaya memaksimalkan waktu kerja ketika kondisi memungkinkan,” ujarnya.
Selain pasang surut air laut, distribusi bahan bangunan juga menjadi tantangan tersendiri karena sebagian material harus didatangkan dari luar daerah. Proses pengangkutan yang mengandalkan perahu membuat pekerjaan membutuhkan tenaga dan koordinasi ekstra.
Pembangunan jembatan tersebut melibatkan personel TNI, teknisi lapangan, dan masyarakat setempat sebagai bentuk sinergi dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur wilayah pesisir.
Hingga sore hari, situasi di lokasi pembangunan dilaporkan aman dan kondusif. Kodim 0317/TBK memastikan pengerjaan akan terus dilanjutkan secara bertahap demi mempercepat akses masyarakat dan mendukung konektivitas antarwilayah di Kecamatan Belat.







