Batam — Atas nama Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kepulauan Riau, saya menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Saudara Dereptus Domi Barasa, S.Pd., atas terpilihnya sebagai Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Batam.
Terpilihnya seorang pemimpin bukan sekadar tentang mendapatkan kepercayaan untuk menduduki sebuah jabatan. Lebih dari itu, ini adalah amanah, tanggung jawab, dan panggilan untuk mengabdi. Saya berharap kepercayaan yang telah diberikan oleh seluruh kader ini menjadi awal dari babak baru bagi Pemuda Katolik Komcab Batam untuk bertumbuh menjadi organisasi yang semakin dewasa, mandiri, solid, dan berdampak nyata bagi Gereja, masyarakat, bangsa, dan daerah Kepulauan Riau.
Muskomcab bukan hanya forum untuk memilih ketua baru. Muskomcab adalah ruang pembelajaran demokrasi organisasi, tempat kader menguji kedewasaan dalam menyampaikan pendapat, menghormati perbedaan, menerima keputusan bersama, dan tetap menjaga persaudaraan setelah seluruh proses selesai.
Saya mengapresiasi seluruh rangkaian Muskomcab Pemuda Katolik Komcab Batam yang telah berjalan sesuai dengan petunjuk dan ketentuan Anggaran Dasar organisasi. Hal ini penting karena kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh siapa yang terpilih menjadi pemimpin, tetapi juga oleh bagaimana proses kepemimpinan itu dijalankan secara tertib, konstitusional, dan bertanggung jawab.
Kepada seluruh kader, saya ingin menegaskan bahwa setelah Muskomcab selesai, tugas kita bukan lagi memperpanjang perbedaan, melainkan merawat persatuan. Kontestasi boleh selesai, pilihan boleh berbeda, tetapi persaudaraan harus tetap terjaga. Kita harus mampu membuktikan bahwa Pemuda Katolik adalah organisasi kader yang menjunjung tinggi etika, menghormati mekanisme organisasi, dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Sejalan dengan tema kegiatan, “Pendewasaan Karakter, Kemandirian Organisasi, dan Penguatan Kader dari Dalam,” saya berharap kepemimpinan Dereptus Domi Barasa mampu menerjemahkan ketiga hal tersebut menjadi gerakan nyata.
Pertama, pendewasaan karakter. Kita membutuhkan kader yang tidak hanya cerdas berbicara, tetapi juga matang dalam bersikap. Kader yang mampu menerima kritik tanpa merasa direndahkan, menyampaikan perbedaan tanpa merusak persaudaraan, serta menjalankan tanggung jawab tanpa harus selalu diingatkan. Kedewasaan karakter adalah fondasi bagi organisasi yang sehat.
Kedua, kemandirian organisasi. Pemuda Katolik harus bertumbuh menjadi organisasi yang memiliki arah, program, sumber daya manusia, dan kemampuan menggerakkan seluruh potensi kadernya. Kemandirian berarti tidak menggantungkan seluruh gerakan pada satu figur, tidak hanya aktif ketika ada kegiatan seremonial, dan tidak kehilangan arah ketika terjadi pergantian kepemimpinan. Organisasi yang kuat adalah organisasi yang sistemnya berjalan, kadernya bertumbuh, dan pengabdiannya terus berlanjut.
Ketiga, penguatan kader dari dalam. Jangan sampai kita terlalu sibuk membangun citra keluar, tetapi lupa membangun kualitas di dalam. Kita perlu memperkuat pembinaan iman, wawasan kebangsaan, kemampuan kepemimpinan, kedisiplinan, solidaritas, dan semangat pelayanan. Kader harus diberi ruang untuk belajar, dipercaya untuk bekerja, dibimbing ketika melakukan kesalahan, dan dipersiapkan untuk menjadi pemimpin berikutnya.
Kepada Ketua terpilih, Dereptus Domi Barasa, S.Pd., jadikanlah jabatan ini sebagai kesempatan untuk menyatukan, bukan memisahkan; membina, bukan menghakimi; serta membangun sistem yang kuat, bukan menciptakan ketergantungan pada diri sendiri. Rangkul seluruh kader, termasuk mereka yang mungkin memiliki pilihan berbeda dalam Muskomcab. Sebab, keberhasilan seorang ketua tidak hanya diukur dari seberapa banyak orang yang mendukungnya saat pemilihan, tetapi dari kemampuannya mengajak seluruh kader bergerak bersama setelah terpilih.
Mari kita ingat bahwa Pemuda Katolik bukan sekadar organisasi tempat berkumpulnya anak-anak muda Katolik. Pemuda Katolik adalah ruang pembentukan karakter, persemaian kepemimpinan, dan tempat iman diwujudkan dalam karya nyata.
Selamat bertugas, Ketua Dereptus Domi Barasa, S.Pd. Semoga Tuhan memberkati setiap langkah pengabdian, memberikan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, dan menguatkan seluruh jajaran pengurus serta kader Pemuda Katolik Komcab Batam.
Mari kita bertumbuh bersama, berakar kuat dalam iman, dewasa dalam karakter, mandiri dalam organisasi, dan semakin kuat karena kader-kadernya saling membangun dari dalam. Mari membangun taman bunga sehingga kupu-kupu berdatangan.
Pro Ecclesia et Patria, Pro Bono Publico
(nimrodsiahaan)









