Jembatan Armco Sungai Merpati Capai 50 Persen, TNI Kerja Ekstra
SEBELE, 07 Mei 2027 — Pembangunan Jembatan Armco Sungai Merpati di Desa Sebele, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Kamis (7/5/2026), pemasangan material Armco telah mencapai 50,2 persen meski personel TNI dan masyarakat harus menghadapi medan sulit serta keterbatasan distribusi material.
Sejak pagi, aktivitas pembangunan terlihat padat di lokasi jembatan yang menghubungkan Desa Sebele dengan Desa Penarah tersebut. Personel Kodim 0317/TBK bersama warga bahu-membahu memindahkan material menggunakan perahu sebelum dipikul secara manual menuju titik pengerjaan.
Jembatan dengan panjang 6 meter dan lebar 7 meter itu nantinya akan menjadi akses vital bagi sekitar 1.390 jiwa masyarakat di dua desa. Kehadiran jembatan diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Di tengah cuaca cerah yang mendukung pekerjaan, sejumlah tahapan pembangunan telah rampung sepenuhnya, seperti pengerjaan bowplank, mobilitas material, abutmen, hingga lantai jembatan. Sementara pembangunan buk sandaran telah mencapai 75 persen dan pemasangan struktur Armco terus dipercepat.
“Personel di lapangan terus bekerja maksimal agar pembangunan dapat selesai sesuai target meskipun terdapat kendala teknis dan kondisi alam,” ujar salah satu anggota Kodim 0317/TBK di lokasi kegiatan.
Tantangan terbesar pembangunan masih berada pada distribusi material ke lokasi proyek. Seluruh bahan bangunan harus diseberangkan menggunakan perahu karena akses darat belum memungkinkan. Setelah tiba di seberang, material kembali diangkut secara manual oleh personel TNI dan masyarakat.
Selain itu, kondisi pasang air laut juga memengaruhi ritme pekerjaan. Saat air pasang, aktivitas pembangunan terpaksa dihentikan sementara selama kurang lebih empat jam demi menjaga keselamatan pekerja dan kestabilan struktur.
Kendala lain muncul dari ketersediaan bahan bangunan seperti batu dan pasir yang belum tersedia di lokasi sehingga harus didatangkan dari luar daerah.
Meski menghadapi berbagai hambatan, situasi di lokasi pembangunan tetap aman dan kondusif. Kodim 0317/TBK memastikan pengerjaan jembatan akan terus dipercepat agar segera bisa dimanfaatkan masyarakat.







