Pemkab Karimun Cabut Izin Agen dan Pangkalan yang Jual Gas LPG 3 Kg di Atas HET

- Admin

Senin, 15 Juli 2024 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid ESDM Disdagkop Kabupaten Karimun, Dr. Vandarones Purba, ST., SH., MH.

Kabid ESDM Disdagkop Kabupaten Karimun, Dr. Vandarones Purba, ST., SH., MH.

Stasiun Pengisian Bulk Elpij (SPBE) yang berada di Jl Sememal RT 003 RW 001 Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat dikelola oleh PT Palugada Karimun Sejahtera sudah resmi beroperasi.

Setelah diresmikan pada awal bulan lalu, dilakukan uji coba berkala selama dua minggu.

Tidak mau menunggu lama, Pemkab Karimun dengan segera menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 Kilogram (Kg) bersubsidi.

Penurunan HET ini berdasarkan keputusan Bupati Karimun Nomor 820 Tahun 2023 tentang HET harga jual isi ulang LPG tabung 3 Kg.

HET terbaru gas melon bersubsidi di wilayah Kabupaten Karimun tersebut
mulai berlaku sejak, Senin 15 Juli 2024.

Setelah dilakukan penyesuaian harga,
Pemkab Karimun memberikan ancaman keras kepada agen dan pangkalan menjual gas LPG 3 kg di luar atau di atas HET yang telah ditetapkan.

“Sanksinya kita cabut izin operasionalnya. Kami bersinergi melakukan pengawasan ketat di lapangan secara rutin,” ujar Kabid ESDM Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan ESDM Kabupaten Karimun Vandarones Purba, Senin 15 Juli 2024.

Baca: Resmi Turun! ini Harga Terbaru Gas LPG 3 Kg di Kabupaten Karimun Kepri

Ia menyebutkan, masih ada sisa kouta gas bersubsidi tersebut dari SPBE Tanjung Uban ke agen-agen di Kabupaten Karimun.

“Masih ada sisa yang diantar kemarin. Jika ada menemukan harganya masih Rp 25 ribu per tabung itu lah sisanya,” kata Vandarones.

Lanjutnya, telah ada kesepakatan dengan para agen, gas isi ulang 3 kg dari SPBE Karimun yang didistribusikan pada Senin 15 Juli 2024 diberi stiker untuk sebagai tanda.

“Di tabung gas yang diantar dari SPBE Karimun diberi stiker bertuliskan Rp 21.000, tabung yang belum ada stiker berarti sisa dari SPBE Tanjung Uban yang masih dijual Rp 25 ribu per tabung,” tutur Vandarones.

Dikatakannya, kebutuhan atau konsumsi gas subsidi 3 kg di Pulau Karimun besar mencapai 8.400 tabung (15 LO) per hari.

Kemampuan SPBE Karimun mensuplai memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar 7.800 (14 LO) per harinya.

“SPBE Karimun mampu menampung sebanyak 350 metrik ton elpiji. Artinya, ketahanan atau ketersediaan gas 3 kg bersubsidi selama 14 hari terjamin,” pungkas Vandarones.

Berita Terkait

Babinsa Sugie Ingatkan Nelayan Waspadai Angin Selatan di Durai
Jembatan Sungai Mata Satu Masuki Tahap Finishing dan Pengaman
Dandim Karimun Hadiri Pelepasan Angkatan XXI SMPN 2 Tebing
Proyek Jembatan Sungai Merpati Terus Digenjot, Akses Warga Terbuka
Babinsa Belat Dampingi Kasdim Ukur Lahan KDKMP Desa Sebele
Cegah Gangguan, Babinsa Kundur Periksa Sistem Listrik Makoramil
Progres Jembatan Sungai Mata Tiga Capai 68,2 Persen
Kunker ke Moro, Dandim 0317/TBK Perkuat Soliditas dan Kepedulian Sosial
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:20 WIB

Babinsa Sugie Ingatkan Nelayan Waspadai Angin Selatan di Durai

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:59 WIB

Jembatan Sungai Mata Satu Masuki Tahap Finishing dan Pengaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:41 WIB

Dandim Karimun Hadiri Pelepasan Angkatan XXI SMPN 2 Tebing

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:49 WIB

Proyek Jembatan Sungai Merpati Terus Digenjot, Akses Warga Terbuka

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:39 WIB

Babinsa Belat Dampingi Kasdim Ukur Lahan KDKMP Desa Sebele

Berita Terbaru

TERKINI

Dandim Karimun Hadiri Pelepasan Angkatan XXI SMPN 2 Tebing

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:41 WIB

TERKINI

Babinsa Belat Dampingi Kasdim Ukur Lahan KDKMP Desa Sebele

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:39 WIB