Disperindag Karimun Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Nataru, MinyaKita Dijual Sesuai HET

- Admin

Selasa, 26 November 2024 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Perdagangan Diseperindag Karimun Vandarones Purba melakukan monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok jelang Nataru, Selasa 26 November 2024.

Kabid Perdagangan Diseperindag Karimun Vandarones Purba melakukan monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok jelang Nataru, Selasa 26 November 2024.

Karimun – Dinas Perdagangan, Koperasi UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, melakukan pemantauan sekaligus pengecekan ketersediaan dan harga bahan pokok, Selasa 26 November 2024.

 

Monitoring jelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2024, dilakukan ke sejumlah swalayan di Pulau Karimun besar.

“Dari hasil monitor kita, ketersediaan bahan pokok masih aman, harganya juga relatif stabil,” ujar Kabid Perdagangan Diseperindag Karimun Vandarones Purba.

Dikatakannya, pegecekan dilakukan lebih fokus pada MinyaKita yang merupakan salah satu program subsidi minyak dari pemerintah.

Sesuai dengan tujuaannya, minyak tersebut dijual dengan harga lebih murah dibanding minyak kemasan pada umumnya.

Hasilnya, ada didapati yang menjual MinyaKita tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, namun selisihnya kecil.

Dinas Perdagangan, Koperasi UKM dan ESDM Karimun langsung menyampaikan kepada penjual agar menyesuaikan harganya sesuai HET yang telah ditentukan.

“Pada umumnya MinyaKita dijual sesuai HET, yakni Rp 15.700 per liternya,” ucap Vandarones.

Ia menyebutkan, pihaknya terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok (bapok).

Selain itu, juga rutin melakukan pantauan harga dan ketersediaan bapok secara langsung ke pasar tradisional, ritel modern, pengecer, pedagang, dan distributor.

Hal ini dilakukan guna memastikan rantai pasok berjalan lancar, stok melimpah, dan harga bapok terjangkau bagi masyarakat.

“Warga tidak perlu panik, stabilitas harga bahan pokok tetap terkendali, stoknya juga mencukupi, kami terus pantau,” kata Vandarones

Berita Terkait

Babinsa Sugie Ingatkan Nelayan Waspadai Angin Selatan di Durai
Jembatan Sungai Mata Satu Masuki Tahap Finishing dan Pengaman
Dandim Karimun Hadiri Pelepasan Angkatan XXI SMPN 2 Tebing
Proyek Jembatan Sungai Merpati Terus Digenjot, Akses Warga Terbuka
Babinsa Belat Dampingi Kasdim Ukur Lahan KDKMP Desa Sebele
Cegah Gangguan, Babinsa Kundur Periksa Sistem Listrik Makoramil
Progres Jembatan Sungai Mata Tiga Capai 68,2 Persen
Kunker ke Moro, Dandim 0317/TBK Perkuat Soliditas dan Kepedulian Sosial
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:20 WIB

Babinsa Sugie Ingatkan Nelayan Waspadai Angin Selatan di Durai

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:59 WIB

Jembatan Sungai Mata Satu Masuki Tahap Finishing dan Pengaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:41 WIB

Dandim Karimun Hadiri Pelepasan Angkatan XXI SMPN 2 Tebing

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:49 WIB

Proyek Jembatan Sungai Merpati Terus Digenjot, Akses Warga Terbuka

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:39 WIB

Babinsa Belat Dampingi Kasdim Ukur Lahan KDKMP Desa Sebele

Berita Terbaru

TERKINI

Dandim Karimun Hadiri Pelepasan Angkatan XXI SMPN 2 Tebing

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:41 WIB

TERKINI

Babinsa Belat Dampingi Kasdim Ukur Lahan KDKMP Desa Sebele

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:39 WIB